Preparation

Persiapan untuk suatu tindakan medis sangat penting dilakukan baik itu oleh user maupun koordinasi dengan teknisi sendiri. Hal tersebut dimaksudkan untuk membuat persen kesalahan yang lebih sedikit, apabila pada proses pra operasi, selain pada pasien pada ruang operasi pun sudah sibuk untuk menyiapkan instrumen dan keperluan untuk operasi yang akan dilakukan.

Dengan jadwal yang padat baik itu di ruang operasi dan di ward ruangan, persiapan ke depan sebelum melakukan tindakan ke pasien lebih dianjurkan. Dalam bidang teknik, bisa dibilang warming up.

Tidak menjamin alat yang digunakan itu baru beli atau hal lainnya. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi suatu tindakan medis. Optional kita bisa menyediakan unit back up kalau pada waktu tertentu terjadi hal yang tidak diinginkan dan dibutuhkan tindakan cepat. Seperti bor macet, alat mati karena fuse putus, dll.

Kontrak Service

Kontrak service adalah Realisasi atas kelanjutan pelayanan purna jual/ after service setelah berakhirnya masa garansi pembelian alat.

Seperti pada postingan sebelumnya tentang tugas teknik elektromedik di RS. Saya agak terceletuk, ketika ditanya teman-teman non teknik yang mungkin belum tahu bagaimana proses kerja teknik elektromedik.

 "Kalau sudah ada teknisi alkes, koq masih service kontrak ?" begitu pertanyaan yang ditujukan kepada saya.

Baca dulu Keputusan Bersama Menteri Kesehatan dan Kepala Badan Kepegawaian Negara No. 19 Tahun 2003 Tentang Jabatan Fungsional Teknisi Elektromedis Pasal 1 No 3

Alat elektromedik, adalah alat kerja yang digunakan dalam pelayanan medik yang dikelompokkan dalam teknologi sederhana, menengah dan tinggi. 

Nah, kemampuan teknisi elektromedik juga berbeda-beda sesuai dengan skill keahlian, kompetensi dan ketrampilannya. Kalau teknisi elektromedik pelaksana di lapangan hanya bisa menangani alat elektromedik dalam teknologi sederhana dan menengah. Alat elektromedik teknologi tinggi sangat disarankan untuk kontrak service berkala ke vendor atau principle pabrikan.

Untuk tenaga dokter saja masih ada spesialisasi dan spesialisasi subnya. Semakin ahli semakin mahir dan kompeten. Alat medis banyak beragam merk dan system yang ada dan dipakai atau dipilih oleh rumah sakit dengan pertimbangan tertentu untuk dipakai.

Seperti membeli barang elektronik yang lain, dan alat medis yang tidak tanggung-tanggung harganya mahal selangit maka hanya beberapa distributor yang dipercaya oleh vendornya langsung karena kebanyakan alat medis, pabriknya jarang yang ada di Indonesia. Paling dekat mungkin di Singapura atau Australia.

Yang lebih profesional biasanya dari vendornya langsung melakukan instalasi, serah terima dan maintenance sebagai paket pembelian yang diberikan kepada rumah sakit termasuk masa garansi sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Istilah service kontrak adalah jasa pelayanan dari vendor atau dari distributor yang ditunjuk langsung oleh vendor untuk maintenance, repairing dan sparepart. Service kontrak diberikan pada alat-alat kesehatan yang sudah habis masa garansinya. Dengan adanya service kontrak maka konsumen akan mendapatkan diskon sparepart, on call service, maintenance berkala, backup unit dan kunjungan rutin. Teknisi yang ditunjuk pun sudah memegang sertifikasi dari vendor, jadi tidak sembarang orang. Secara tidak langsung kontrak service dilakukan untuk memperpanjang warranty/ garansi alat pada purna jual pengadaan alat kesehatan.

Dengan adanya service kontrak maka tidak serta merta alat kesehatan yang termasuk dalam service kontrak lepas dari list maintenance IPS RS, karena tidak mungkin 24 jam nonstop vendor teknisi ada di RS terus. Ada beberapa part untuk IPS RS yang kita boleh untuk melakukan maintenance ada bagian part yang tidak boleh, hanya boleh dilakukan oleh vendor teknisi sendiri.

Teknisi vendor yang berkompeten adalah teknisi :
  1. Teknisi Elektromedik yang mempunyai STR (Surat Tanda Registrasi)
  2. Teknisi Elektromedik yang sudah terlatih oleh vendor, spesialisasi  di unit tersebut, pernah mengikuti pelatihan dengan sertifikasi
Teknisi Elektromedik suatu rumah sakit umumnya hanya menangani alat elektromedik teknologi sederhana dan teknologi menengah, untuk alat elektromedik teknologi tinggi diwajibkan dan disarankan untuk kontrak service.

Kontrak service dalam klausul kontrak perjanjian dibagi menjadi beberapa type kontrak service :
  1. Full Waranty Kontrak Service, kontrak service executive dengan jaminan asuransi pada sparepart utama alat yang dilakukan kontrak service, kunjungan berkala interval 6x kali kunjungan dalam 1 tahun/ 2 bulan sekali dan panggilan oncall 24 jam dari vendor, gratis konsultasi serta update software aplikasi harga kontrak service sangat mahal, sebanding dengan pelayanan dan respon time service.
  2. Middle Waranty Service, kontrak service tanpa jaminan garansi sparepart utama dengan kunjungan berkala teknisi dari vendor 4x kali kunjungan selama 1 tahun. Dengan jumlah oncall selama 5 kali. Belum termasuk biaya sparepart kit maintenance tahunan. Di luar hal tersebut, apabila ada kerusakan dikenakan insidental charge service.
  3. Labour Waranty Service, kontrak service hanya pada kunjungan teknisi sebanyak 2x kunjungan selama 1 tahun, untuk melakukan preventive maintenance tahunan. Belum termasuk biaya sparepart kit maintenance tahunan. Di luar hal tersebut apabila ada kerusakan dikenakan insidental charge service.
Kontrak service sangat disarankan untuk Peralatan Elektromedik Teknologi Tinggi, Peralatan Elektromedik Skala Prioritas Critical Care dan Life Support.

Kontrak service adalah salah satu komponen dari pemeliharaan yang harus dilakukan karena keterbatasan kit toolset maintenance khusus, sparepart khusus, skill SDM dan policy pabrikan yang mengharuskan alat elektromedik harus dilakukan PM (Preventive Maintenance) oleh teknisi principle pabrikan, atau teknisi distributor yang sudah dilatih khusus oleh trainer pabrikan dan bersertifikasi. Jadi nggak sembarang orang yang bisa menanganinya. Ada yang boleh dilakukan teknisi rumah sakit, pemeliharaan oleh user, ada preventive maintenance yang hanya boleh dilakukan oleh teknisi vendor yang sudah terlatih dan bersertifikasi oleh pabrikan.


Di lain hal preventive Maintenance yang dilakukan secara berkala untuk perawatan dan uji test alat kesehatan bisa dilakukan oleh teknisi elektromedik atau oleh vendor teknisi sesuai dengan opsi yang diperkenankan. Tapi ada satu yang tidak boleh dilakukan oleh teknisi elektromedik RS untuk alat yang masih service kontrak, yaitu adjusting system or hardware. Karena masih dalam garansi pabrikan.


Maka dari itu harap dibaca lagi User Manual unitnya ...

Postingan terbaru http://elektromedik.blogspot.com/2016/09/alat-kesehatan-elektromedik-teknologi.html

Terapi Hiperbarik - Hyperbaric Oxygen Therapy (HBO)

(Hiperbarik - RSAL Ramelan Sby)

Menghirup oksigen murni dengan kepadatan tingkat tinggi, kata Sholeh, terasa langsung mak ces (nyaman) di tubuh. Dengan masuknya oksigen murni, sisa-sisa gas racun seperti karbon monoksoda (CO) bisa ditekan keluar dari tubuh. Demikian, jaringan pembuluh darah yang mengalami gangguan kesehatan akibat penyelaman bisa diperbaiki.

Secara singkat Terapi Oksigen Hiperbarik adalah terapi dengan masuk kedalam Recompression Chamber/ RUBT (Ruang Udara Bertekanan Tinggi) menghirup oksigen murni (100 persen) dalam ruang udara yang bertekanan lebih besar dari pada tekanan udara atmosfir normal. Pengobatan oksigen hiperbarik ini berpengaruh pada pengiriman oksigen secara sistemik , dimana terjadi peningkatan 2 sampai 3 kali lebih besar dari tekanan atmosfer biasa.

Semula terapi ini hanya digunakan untuk membantu para prajurit AL yang mengalami gangguan keracunan Nitrogen (Nitrogen Narcosis yakni penyakit dekompresi pada penyelam akibat menyelam terlalu lama atau pada kedalaman tertentu. Melalui terapi ini akhirnya banyak penyelam yang diselamatkan dari penyakit nyeri otot sendi dan tulang hingga kelumpuhan (bend) atau kematian. Perkembangan selanjutnya terapi ini ternyata berguna juga untuk mereka yang menderita stroke dan penyakit-penyakit lain seperti ganggren gas, keracunan gas, hipox jaringan dsb.)

Untuk HBO saat ini terdapat di :
- RSAL Mintohardjo, Jakarta ada 4 buah
- RSPP Jakarta ada 4 buah
- RSAL Ramelan, Surabaya
- RSAL Midiyato Sutorani, Tanjung Pinang
- RS PT Arun, Aceh
- RS Pertamina Cilacap
- RS Panti Waluyo, Solo
- RSU Sanglah, Denpasar
- RS Pertamina Balikpapan
- RSU Makasar
- RS Gunung Wenang, Manado
- RSAL Halong, Ambon
- RS Petromer, Sorong
- dll

Terapi Hiperbarik biasanya terdapat pada RS untuk angkatan laut dan RS yang berhubungan dengan pertambangan.

Perawatan HBOT berfungsi untuk :
1. Meningkatkan konsentrasi oksigen pada seluruh jaringan tubuh, bahkan pada aliran darah yang berkurang.
2. Merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru untuk meningkatkan aliran darah pada sirkulasi yang berkurang.
3. Menyebabkan pelebaran arteri rebound sehingga meningkatkan diameter pembuluh darah, dibanding pada permulaan terapi.
4. Merangsang fungsi adaptif pada peningkatan superoxide dismutase (SOD), merupakan salah satu anti oksidan dalam tubuh untuk pertahanan terhadap radikal bebas dan bertujuan mengatasi infeksi dengan meningkatkan kerja sel darah putih sebagai antibiotic pembunuh kuman.
5. Regenerasi sel yang lebih cepat.

Terapi sudah ngentrend di luar negeri untuk membantu kesembuhan pasien dengan lebih cepat selama masa pengobatan. Banyak pasien yang mengaku banyak terbantu dengan mengikuti paket terapi hiperbarik secara rutin.

Hiperbarik biasanya digunakan untuk penyembuhan Clostridial Myositis dan Myonecrosis (Ganggren Gas), Clostridial Myositis dan Myonecrosis (Ganggren Gas), luka akibat kecelakaan, sindrom compartment, trauma akut ischemia, luka, anemia, infeksi pada tulang, komplikasi terapi radiasi, pencangkokan kulit dan luka bakar.
Sekarang ini hiperbarik juga direferensikan oleh beberapa dokter untuk terapi anak Autis, Celebral Palsy, dan bisa juga untuk treatment perawatan kulit biar lebih muda.

Ingin mencoba ?

Reference :
- Lakesla-hbot
- Hyperbaric Wikipedia
- drcranton.com
- maimonides medical center

Artikel Rekomendasi

Bagaimana untuk Mengelola "How To Manage" Series untuk Teknologi Kesehatan

WHO Teknologi kesehatan dan manajemen teknologi kesehatan telah menjadi isu kebijakan yang semakin terlihat. Sementara kebutuh...

Popular Post

Recomended

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner