Home » » Tabung Oksigen di RSUD Berapi, Tangan Teknisi Terbakar

Tabung Oksigen di RSUD Berapi, Tangan Teknisi Terbakar

SIBOLGA-METRO; Rumah Sakit Umum dr FL Tobing Sibolga, Senin malam (2/8) sekira pukul 23.00 WIB mendadak heboh. Pasalnya satu unit tabung oksigen berukuran 50 Kilogram (Kg) di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSU FL Tobing Sibolga mengalami kebocoran dan mengeluarkan api, sehingga telapak tangan salahseorang teknisi rumah sakit, Hermansyah (30) mengalami luka bakar.

Informasi dihimpun METRO, malam itu Hermansyah bermaksud menyiapkan tabung oksigen untuk keperluan di ruang UGD. Namun naas saat akan membuka kepala tabung oksigen, tiba-tiba terjadi kebocoran disertai percikan api yang mengenai telapak tangan korban. Mengetahui kejadian itu, pegawai lain memberikan pertolongan dengan menjauhkan tabung oksigen ke luar ruangan, sementara korban mendapat perawatan di ruang inap.

Direktur Utama (Dirut) RSU FL Tobing Sibolga, dr Tunggul Sitanggang bersama anggota DPRD Kota Sibolga membidangi Kesehatan, Albar Sikumbang SH kepada sejumlah wartawan membenarkan kejadian tersebut. "Tidak ada korban jiwa akibat kebocoran tabung oksigen ini, namun telapak tangan salahseorang teknisi mengalami luka," katanya seraya menambahkan, soal percikan api yang disebut-sebut turut keluar dari tabung oksigen tersebut sudah diserahkan ke polisi untuk diselidiki.

Menurut dia, kebocoran tabung oksigen tersebut tergolong cepat, sehingga tidak mengganggu aktivitas di kompleks rumah sakit saat kejadian. "Beberapa waktu lalu rumah sakit sudah mengusulkan untuk mendirikan central oksigen guna pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit secara mandiri dengan pembiayaan senilai Rp2,5 miliar, sehingga tidak perlu memesan oksigen dalam bentuk tabung seperti ini," pungkas Tunggul seraya berharap ke depan para bapak rakyat di DPRD Kota Sibolga dapat merespon usulan tersebut.

Albar Sikumbang menuturkan, bahwa RSU Sibolga sebagai RSU kelas B sudah selayaknya difasilitasi mesin oksigen, sehingga RSU kebanggaan masyarakat Sibolga tersebut tidak perlu lagi untuk memesan oksigen yang dibutuhkan.

"Bahkan saat kejadian semalam, kita langsung turun ke RSU Sibolga untuk memastikan dan melihat kejadian tersebut. Bahkan paginya kita melihat dan mengecek keberadaan tabung-tabung oksigen yang dijual di Sibolga, apakah tabung yang dijual masih layak atau tidak, sehingga klep penutup tabung tidak dikunci dengan baik," katanya seraya menambahkan hasil pemeriksaan yang dilakukan di beberapa distributor oksigen tidak mengalami masalah apapun. (tob)

Sumber : metrosiantar

0 komentar :

Artikel Rekomendasi

Bagaimana untuk Mengelola "How To Manage" Series untuk Teknologi Kesehatan

WHO Teknologi kesehatan dan manajemen teknologi kesehatan telah menjadi isu kebijakan yang semakin terlihat. Sementara kebutuh...

Popular Post

Recomended

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner